Lompat ke isi utama

Berita

Wujudkan Ruang Kerja Aman, Bawaslu Sampang Ikut Serta dalam Sosialisasi Anti-Kekerasan Seksual.

humas

Sampang 05 Mei 2026 – Bawaslu Kabupaten Sampang menghadiri agenda penting yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Jawa Timur terkait sosialisasi pencegahan kekerasan seksual. Mengangkat tema “Ruang Kerja Setara: Memahami Kekerasan Seksual dari Kacamata Gender”, kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif demi menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan aman bagi seluruh jajaran pengawas pemilu.

Dalam arahannya, Elly menegaskan bahwa salah satu hambatan terbesar dalam penanganan kekerasan seksual adalah normalisasi tindakan pelecehan yang sering kali berlindung di balik kedok "candaan". Ia menekankan bahwa lingkungan Bawaslu harus bertransformasi menjadi "rumah kedua" yang menjamin perlindungan bagi setiap individu di dalamnya.

"Kita harus peka. Sesuatu yang dianggap lelucon sering kali sebenarnya adalah bentuk kekerasan yang diabaikan. Lingkungan kerja yang nyaman adalah fondasi profesionalitas," tegasnya.

Waspada Fenomena Gunung Es

Urgensi kegiatan ini semakin diperkuat dengan paparan data dari Komnas Perempuan. Tercatat adanya lonjakan kasus kekerasan seksual yang drastis di Indonesia:

  • Tahun 2022: 1.105 kasus.

  • Tahun 2024: 2.702 kasus.

Data tersebut diyakini hanya fenomena gunung es, mengingat masih banyak korban yang enggan melapor karena stigma sosial atau ketakutan akan relasi kuasa, terutama karena pelaku sering kali berasal dari lingkungan kerja sendiri, baik atasan maupun rekan sejawat.

Mengingat intensitas kerja pengawas pemilu yang tinggi hingga larut malam, Bawaslu Sampang menilai perlunya kebijakan yang responsif gender. Kekerasan seksual ditekankan bukan hanya isu perempuan, melainkan ancaman nyata bagi laki-laki maupun perempuan.

Hadir sebagai narasumber, Nunung Fitriana dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Sumenep, mengingatkan bahwa kerentanan di lingkungan kerja sangat nyata. Edukasi ini diharapkan mampu membekali jajaran Bawaslu dalam mendeteksi dini dan berani mengambil tindakan preventif.

Melalui sosialisasi ini, Bawaslu Kabupaten Sampang berkomitmen penuh untuk mengintegrasikan nilai-nilai kesetaraan dalam budaya organisasi. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh elemen Bawaslu Sampang bekerja dalam ruang yang profesional, sehat, dan bermartabat tanpa adanya rasa takut terhadap segala bentuk pelecehan.